Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Operasi Hitung Pecahan. Show all posts
Showing posts with label Operasi Hitung Pecahan. Show all posts

Mengubah Pecahan Campuran dan Bentuk Persen menjadi Bentuk Desimal

1.      Mengubah Pecahan Campuran Menjadi Bentuk Desimal
Contoh :
            Ubahlah pecahan  menjadi bentuk desimal !
            Jawab :
Kemudian ubahlah pecahan  menjadi bentuk desimal.
      = 2 + 0,6
      = 2,6
Jadi, bentuk desimal dari adalah 2,6 .
           
2.      Mengubah Bentuk Persen Menjadi Bentuk Desimal
Untuk mengubah bentuk persen menjadi pecahan desimal, dapat dilakukan dengan mengubah bentuk persen menjadi pecahan biasa, kemudian mengubahnya menjadi pecahan desimal. Misalnya :
23 % =  23/100  ---> perseratus, berarti ada 2 angka di belakang koma ---> 0,23
Jadi, bentuk desimal dari 23 % adalah 0,23 .
Contoh 1:
            57 % = ……
            Jawab :
            57 % =  57/100  = 0,57
            Jadi 57 % = 0,57 .
Contoh 2 :
            654 % = …….
            Jawab :
            654 % = 654/1000  = 6,54
            Jadi 654 % = 6,54 .

Mengubah Bentuk Desimal ke Bentuk Pecahan

Hal yang perlu diperhatikan adalah nilai tempat. Nilai tempat pecahan desimal menyatakan penyebut pecahan tersebut. Perhatikan contoh-contoh berikut.
Contoh 1 :
            Ubahlah 0,25 menjadi pecahan biasa !
            Jawab :
0,25 ----> angka terakhir menempati perseratus maka

Contoh 2 :
            Ubahlah 0,409 menjadi pecahan biasa !
            Jawab :
0,409 ----> angka terakhir menempati perseribu maka

Contoh 3 :
            Ubahlah 2,75 menjadi pecahan biasa !
            Jawab :

Mengubah Bentuk Pecahan menjadi Bentuk Persen

Pecahan dapat juga dinyatakan dalam bentuk persen ( % ). Untuk menyatakannya, kalikanlah pecahan tersebut terlebih dahulu dengan 100 %.
Contoh 1 :
            Ubahlah 1/4 menjadi bentuk persen !
            Jawab :
                        Kalikan pecahan 1/4  dengan 100 %
                        Jadi, bentuk persen dari 1/4 adalah 25 % .
Contoh 2 (bentuk desimal ke bentuk persen) :
            Ubahlah 0,6 menjadi bentuk persen !
            Jawab :
                        Jadi, 0,6 = 60 % .

Mengubah Bentuk Pecahan Biasa ke Bentuk Desimal

Terkadang lebih mudah menggunakan pecahan desimal daripada pecahan biasa. Contohnya untuk menghitung hasil dari 7 : 3/4 dengan menggunakan kalkulator biasa. Menghitung hasil dari  7 : 3/4 akan lebih mudah menggunakan 7 : 0,75 .
Berikut adalah cara mengubahnya :
  • Jika penyebut pecahan merupakan kelipatan 10, tambahkan tanda koma sebanyak kelipatan 10 dari kanan.
contoh :
  • Jika penyebutnya bukan kelipatan 10, ubah dahulu penyebutnya sehingga berkelipatan 10.
Contoh :
  • mengubah pecahan ke desimal dengan cara membagi pembilang dan penyebutnya.
Contoh :

Memecahkan masalah Skala

Skala adalah perbandingan jarak yang bersesuaian pada peta dengan jarak sesungguhnya.
Skala  1 : 500 artinya 1 cm jarak pada gambar mewakili 500 cm jarak sebenarnya.
Contoh 1 :
            Jarak rumah A ke rumah B pada gambar 2,5 cm
            Jarak sebenarnya kedua rumah itu 75 km
            Berapa skalanya ?
Jawab :
Jadi, skala  =  1 : 3.000.000

Contoh 2 :
            Kampung A dengan kampung B pada gambar mempunyai jarak 3 cm. Skala pada gambar 1 : 9.000. Berapakah jarak sebenarnya antara kampung A dan kampung B ?
Jawab :
=  27.000 cm
Maka jarak sebenarnya adalah 270 m.

Contoh 3 :
            Jarak kota B ke kota C adalah 60 km. Berapakah jarak pada gambar dengan skala 1 : 1.200.000  ?
Jawab :
Jarak pada gambar    =  Jarak sebenarnya  x  skala
=  5 cm
Maka jarak pada gambar adalah 5 cm.

Memecahkan masalah Perbandingan

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak ditemukan permasalahan yang terkait dengan perbandingan. Misalnya, perbandingan usia, tinggi badan, dan suhu. Pelajari contoh – contoh berikut ini.

Contoh 1 :
            Perbandingan umur Ayah dan Paman adalah 5 : 3.
            Jumlah umur keduanya 56 tahun.
            Berapa tahun umur masing – masing ?
            Jawab :
                        Jumlah perbandingan = ( 5 + 3 ) bagian = 8 bagian
                        Jumlah umur keduanya 56 tahun
                        Umur Ayah =  5/8  x  56 tahun = 35 tahun.
                        Umur Paman =  3/8  x  56 tahun = 21 tahun.

Contoh 2 :
            Perbandingan umur Ayah dan Paman adalah 5 : 3.
            Selisih umur keduanya 14 tahun.
            Berapa umur masing – masing ?
            Jawab :
                        Selisih umur = ( 5 - 3 ) bagian = 2 bagian  = 14 tahun
                        Umur Ayah = 5 bagian =  5/2  x  14 tahun = 35 tahun.
                        Umur Paman = 3 bagian =  3/2  x  14 tahun = 21 tahun.

Contoh 3 :
Untuk menempuh jarak 90 km, sepeda motor memerlukan 2 liter bensin. Berapa km jarak yang dapat ditempuh sepeda motor itu jika bensin yang diperlukan 8 liter ?
            Jawab :
1 liter untuk menempuh  =  90 km : 2  =  45 km.
8 liter untuk menempuh 8 x 45 km  =  360 km.
Dengan cara lain :
8 liter untuk menempuh  =  8/2  x  90 km = 360 km.

Operasi Hitung Campuran pada Pecahan

Untuk mengerjakan operasi hitung campuran pada pecahan, dapat menggunakan aturan operasi hitung campuran pada bilangan cacah. Aturan tersebut adalah :
Contoh 1:

 Jawab :
      

Contoh 2:

Jawab :

Contoh 3:

Jawab :

Bagaimana menurut kalian tentang blog ini?